Refleksi I : 16 Juli 2012
·
Filsafat adalah
pemikran para filsuf, karena filsafat hasil pemikiran maka filsafat meupakan
hasil olah fikir dan sekaligus olah rasa dari filsuf itu sendiri.Tiga pilar
utama pembangun filsafat ialah hakekat, metodolog, dan nilai. Filsafat adalah
yang membangun hidup, berdasarkan pengalaman yang telah dilalui.
·
Filsafat Umum
=====> Filsafat Ilmu ======> Filsafat Khusus
·
Tingkatan berfikir
manusia :
ü
Tingkatan berfikir
secara material
ü
Tingkatan berfikir
secara formal
ü
Tingkatan berfikir
secara normatif
ü
Tingkatan berfikir
secara spiritual
·
Karena Filsafat
merupakan hasil olah fikir dan olah rasa, maka perlu diperhatikan beberapa hal
agar dibatasi olah fikir memenuhi rasa keterbatasan akal sebagai manusia yang
memang mempunyai keterbatasan
o
Berdoa (sebagai
orang beriman) agar fikiran yang sedang mengembara kembali kepada hati, untuk
membatasi kesombongan kita sebagai hati
o
Meluluhkan hati
o
Memohon ampun
kepada yang menciptakan akal fikiran
·
Kedudukan
Filsafat
ü
Sebagai produk
dari olah fikir dan olah rasa
ü
Sebagai alat
membangun hidup yakni menterjemahkan dan diterjemahkan
ü
Sebagai
pembangun hidup dan kehidupan
ü
Sebagai ilmu
yang dimulai dari pertanyaan
ü
Sebagai
kesadaran akan isi sekaligus wadah
ü
Sebagai
penjelasan
ü
Sebagai analog
dari tujuan pengembaraan fikiran
ü
Sebagai sesuatu yang
berhubungan atau keterkaitan
ü
Sebagai sesuatu yang
memenuhi ruang dan waktu
ü
Sebagai ilmu tentang
aturan-aturan
ü
Sebagai sesuatu yang
kontradiktif
ü
Sebagai sesuatu yang
tidak beraturan
ü
Sebagai refleksi diri
·
Sifat-sifat dari
filsafat
ü
Awal dari ilmu
ü
Tidak hanya sekedar
kualitatif
ü
Objeknya formal dan
material
ü
Bahasanya analog
ü
Relatif
ü
Kontradiktif
Pertanyaan :
Pengalaman hidup mana yang dapat direnungkan dan dijadikan
bahan untuk membangun filsafat?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar